Sunday, January 10, 2016

Reduce Instruction Set Coomputer (RISC)



Alasan mengapa digunakannya RISC.
 
RISC adalah bagian dari arsitektur mikroposesor yang diperkenalkan oleh John Cocke peneliti dari IBM di Yorktown, New York pada tahun 1974, RISC ini berbentuk kecil dan berfungsi untuk negeset istruksi dalam komunikasi diantara arsitektur yang lainnya. Adapun alasan mengapa RISC ini digunakan yaitu karena RISC ini memiliki beberapa kelebiha antara lain :

  1. Berkaitan dengan penyederhanaan kompiler, dimana tugas pembuat kompiler untuk menghasilkan rangkaian instruksi mesin bagi semua pernyataan HLL. Instruksi mesin yang kompleks seringkali sulit digunakan karena kompiler harus menemukan kasus-kasus yang sesuai dengan konsepnya. Pekerjaan mengoptimalkan kode yang dihasilkan untuk meminimalkan ukuran kode, mengurangi hitungan eksekusi instruksi, dan meningkatkan pipelining jauh lebih mudah apabila menggunakan RISC dibanding menggunakan CISC. 
  2. Arsitektur RISC yang mendasari PowerPC memiliki kecenderungan lebih menekankan pada referensi register dibanding referensi memori, dan referensi register memerlukan bit yang lebih sedikit sehingga memiliki akses eksekusi instruksi lebih cepat. 
  3. Kecenderungan operasi register ke register akan lebih menyederhanakan set instruksi dan menyederhanakan unit kontrol serta pengoptimasian register akan menyebabkan operand-operand yang sering diakses akan tetap berada dipenyimpan berkecepatan tinggi. 
  4. Penggunaan mode pengalamatan dan format instruksi yang lebih sederhana.


Karakteristik dari RISC yaitu :

  1. Siklus mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk mengambil dua buah operand dari register, melakukan operasi ALU, dan menyimpan hasil operasinya kedalam register, dengan demikian instruksi mesin RISC tidak boleh lebih kompleks dan harus dapat mengeksekusi secepat mikroinstruksi pada mesin-mesin CISC. Dengan menggunakan instruksi sederhana atau instruksi satu siklus hanya dibutuhkan satu mikrokode atau tidak sama sekali, instruksi mesin dapat dihardwired. Instruksi seperti itu akan dieksekusi lebih cepat dibanding yang sejenis pada yang lain karena tidak perlu mengakses penyimapanan kontrol mikroprogram saat eksekusi instruksi berlangsung. 
  2. Operasi berbentuk dari register-ke register yang hanya terdiri dari operasi load dan store yang mengakses memori . Fitur rancangan ini menyederhanakan set instruksi sehingga menyederhanakan pula unit control. Keuntungan lainnya memungkinkan optimasi pemakaian register sehingga operand yang sering diakses akan tetap ada di penyimpan berkecepatan tinggi. Penekanan pada operasi register ke register merupakan hal yang unik bagi perancangan RISC. 
  3. Penggunaan mode pengalamatan sederhana, hampir sama dengan instruksi menggunakan pengalamatan register,. Beberapa mode tambahan seperti pergeseran dan pe-relatif dapat dimasukkan selain itu banyak mode kompleks dapat disintesis pada perangkat lunak dibanding yang sederhana, selain dapat menyederhanakan sel instruksi dan unit kontrol. 
  4. Penggunaan format-format instruksi sederhana, panjang instruksinya tetap dan disesuaikan dengan panjang word. Fitur ini memiliki beberapa kelebihan karena dengan menggunakan field yang tetap pendekodean opcode dan pengaksesan operand register dapat dilakukan secara bersama-sama


Ciri-ciri RISC :

  1. Instruksi berukuran tunggal  Ukuran yang umum adalah 4 byte 
  2. Jumlah bit bagi integer register spesifier sama dengan 5 atau lebih, artinya sedikitnya 32 buah register integer dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit. Jumlah bit floating point register spesifier sama dengan 4 atau lebih, artinya sedikitnya 16 register floating point dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit. Beberapa prosesor implementasi dari arsiteketur RISC adalah AMD 29000, MIPS R2000, SPARC, MC 88000, HP PA, IBM RT/TC, IBM RS/6000, intel i860, Motorola 88000 (keluarga Motorola), PowerPC G5. 
  3. Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika 
  4. Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store 
  5. Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah instruksi . 
  6. Tidak terdapat pengalamatan tak langsung yang mengharuskan melakukan sebuah akses memori agar memperoleh alamat operand lainnya dalam memori. 
  7. Tidak terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi.


Ciri – ciri CISC :

  1. Banyak terdapat perintah bahasa mesin 
  2. Jumlah instruksi banyak 
  3. Instruksi lebih kompleks

Proses pipelining pada RISC :
Pipelining adalah prosesor baru untuk arsitektur superscalar komputasi. Ini didasarkan pada cara yang mudah dan pipeline yang biasa, struktur yang dapat mendukung beberapa ALU untuk lebih efisien dalam pengiriman dari bagian beberapa instruksi. Daftar nilai arus yang berputar di sekitar pipa, dibuat oleh dependensi data lokal. Selama operasi normal, kontrol sirkuit tidak berada pada jalur yang kritis dan kinerja hanya dibatasi oleh data harga. Operasi mengalir dengan interval waktu sendiri. Ide utama dari Pipeline Prosesor yang berputar adalah circular uni-arah mengalir dari memori register oleh pusat waktu logika dan proses secara parallel dari operasi ALU. Dan proses pipelining pada RISC yaitu :

  1. Mengambil instruksi dan membuffferkannya 
  2. Ketika tahapan kedua bebas tahapan pertama mengirimkan instruksi yang dibufferkan tersebut.
  3. Pada saat tahapan kedua sedang mengeksekusi instruksi, tahapan pertama memanfaatkan siklus memori yang tidak dipakai untuk mengambil dan membuffferkan instruksi berikutnya .

Instuksi pipeline:
Karena untuk setiap tahap pengerjaan instruksi, komponen yang bekerja berbeda, maka dimungkinkan untuk mengisi kekosongan kerja di komponen tersebut.Sebagai contoh :
Instruksi 1: ADD  AX, AX
Instruksi 2: ADD EX, CX
Setelah CU menjemput instruksi 1 dari memori (IF), CU akan menerjemahkan instruksi tersebut(ID). Pada menerjemahkan instruksi  1 tersebut, komponen IF tidak bekerja. Adanya teknologi pipeline menyebabkan IF akan menjemput instruksi 2 pada saat ID menerjemahkan instruksi 1. Demikian seterusnya pada saat CU menjalankan instruksi 1 (EX), instruksi 2 diterjemahkan (ID).




Yukk liat video tentang RISC dan CISC :



[ Read More ]
Sunday, January 3, 2016

Sistem Operasi

Soal

  1. Jelaskan fungsi sistem operasi !
  2. Dalam membedakan jenis sistem operasi adalah berdasarkan sifat eksekusinya, sebutkan dan  jelaskan jenisnya !
  3. Dalam sistem batch terdapat Single-programming &  Multi-programming jelaskan 2 hal tersebut !
  4. Jelaskan tentang translation lookside buffer !
  5. Jelaskan tentang swapping, partitioning, paging, virtual memory !


Jawaban

  1. Sistem Operasi merupakan penghubung antara perangkat keras dan pengguna, sistem operasi juda berfungsi sebagai program pengendali dengan tujuan untuk menghindari kesalahan penggunaan komputer dan mengatur pengelolaan sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan layanan kepada pengguna sehingga memudahkan pengguna dalam mengoperasikan komputer.
  2. Jenis Sistem Operasi ada beberapa yaitu :
    1.  Sistem Operasi Microsoft Windows : sistem operasi Microsoft Windows ini sudah sangat mendunia dan hampir seluruh komputer memiliki program dari aplikasi ini. Sistem Operasi jenis ini memiliki sifat multitasking & multiseluler. Sehingga banyak digunakan dan digemari oleh para pengguna.
    2. Sistem Operasi MS-DOS : sistem operasi ini dikembangkan pada tahun 1981 oleh Bill Gates & Paul Allen. Sistem operasi ini memang kurang dikenal, namun bisa kita temukan didalam sistem operasi Microsoft Windows. MS-DOS Bersifat single tasking.
    3. Sistem Operasi UNIX : sistem operasi UNIX yang pertama kali dikembangkan oleh perusahaan AT dan T Bell Laboratories. Sistem operasi ini digunakan untuk menjalankan jaringan pada komputer. pada awalnya sistem operasi ini digunakan untuk menjalankan Command line interface. Namun pada kenyataannya menyulitkan para user baru. Dan untuk mempermudah user, UNIX menyediakan versi Graphical User Interface.
    4. Sistem Operasi LINUX : sistem operasi ini merupakan pengembangan dari UNIX. Awalnya, sistem operasi ini dibuat oleh Linus Torvalds, yaitu seorang mahasiswa di Finlandia. LINUX dibuat pada tahun 1991 yang kemudian dikembangkan lagi oleh programmer-programmer yang ada didunia.
    5. Sistem Operasi Mac OS : sistem operasi ini merupakan sistem operasi yang berbasis GUI yang diliris oleh perusahaan Aplle Computer pada tahun 1984. Pada saat itu, teknologi Mac OS dianggap paling terdepan dan maju. Namun tidak dapat dipertahankan hingga saat ini.
  3.  Single-programming & Multi-programming
    1. Single-programming : satu processor yang mengerjakan satu program yang ada di memori utama.
    2. Multi-programming : program sistem operasi yang bekerja pada sebuah CPU dimana sistem operasinya mempunyai kemampuan untuk mengakses beberapa aplikasi sekaligus dalam waktu yang hampir bersamaan.
  4. Translation Lookside Buffer merupakan chace memory yang digunakan dalam memory management untuk meningkatkan kecepatan translasi virtual address. Dapat disimpulkan bahwa TLB merupakan chace memory yang menyimpan translasi terbaru dari memory virtual ke alamat fisik untuk pengambilan lebih cepat. Ketika alamat memory virtual direferensikan oleh sebuah program, pencarian dimulai pada CPU. Pertama, periksa instruksi chace, jika memory yang dibutuhkan tidak ada dalam chace, sistem harus mencari alamat memory fisiknya, Pada fase inilah TLB diperikasa untuk referensi cepat ke lokasi di memory fisik.
  5.  Swapping, Partitioning, Paging, Virtual memory
    1. Swapping : sebuah proses yang harus berada di memori sebelum dieksekusi. Proses swapping menukarkan sebuah proses keluar dari memori untuk sementara waktu ke sebuah penyimpanan sementara dengan sebuah proses lain yang sedang membutuhkan sejumlah alokasi memori untuk dieksekusi. Tempat penyimpanan sementara ini biasanya berupa sebuah fast disk dengan kapasitas yang dapat menampung semua salinan dari semua gambaran memori serta menyediakan akses langsung ke gambaran tersebut.
    2. Partitioning : proses pembagian harddisk menjadi beberapa ruang sehinggamemberikan File System pada ruang kosong yang terdapat pada harddisk dan tsecaralogis yang berfungsi seolah-olah bagian tersebut terpisah secara fisik.
    3. Paging : sistem manajemen pada sistem operasi dalam mengatur program yang sedang berjalan. Program yang berjalan harus dimuat di memori utama. Kendala yang terjadi apabila suatu program lebih besar dibandingkan dengan memori utama yang tersedia.
    4. Virtual memory : suatu teknik yang memisahkan antara memori logis dan  memori fisiknya. Memori logis merupakan kumpulan keseluruhan halaman dari suatu program. Tanpa memori virtual, memori logis akan langsung dibawa ke memori fisik (memori utama). Disinilah memori virtual melakukan pemisahan dengan menaruh memori logis ke secondary stronge (disk sekunder) dan hanya membawa halaman yang diperlukan ke memori utama (memori fisik).
[ Read More ]