Sunday, December 6, 2015

Belajar arsitektur sistem bus~

Soal


  1. Jelaskan struktur antar hubungan dan beri contohnya.
  2. Bila terlalu banyak modul atau perangkat dihubungkan pada bus maka akan terjadi penurunan kinerja, sebutkan penyebabnya?
  3. Umumnya perangkat berprioritas paling rendah memiliki waktu tunggu rata-rata yang paling singkat.Dengan dasar ini biasanya CPU diberi perioritas tertinggi pada SBI. Sebutkan alasan perangkat berprioritas 16 memiliki waktu tunggu rata-rata paling rendah? Dibawah kondisi seperti apa keadaan diatas tidak berlaku?

 

Jawab



1. Bus merupakan jalur penghubung antar alat pada komputer yang digunakan sebagai media dalam proses melewatkan data pada suatu proses. Bus ini bisa dianggap sebagai sebuah pipa, dimana pipa atau saluran tersebut digunakan untuk mengirimkan dan menerima informasi antar alat yang dihubungkannya. Pada sistem komputer, bus ini termasuk perangkat internal, kecepatan pengiriman informasi melalui bus ini dilakukan dengan kecepatan tinggi.Contoh:
  • PCI (Peripheral Component Interconnect)
  • USB (Universal Serial Bus)
  • BUS PCI (Peripheral Component Interconnect
  • BUS ISA (Industry Standard Architecture)
 

2.   Semakin besar delay propagasi untuk mengkoordinasikan penggunaan bus.
Antrian penggunaan bus semakin panjang.
Dimungkinkan habisnya kapasitas transfer bus sehingga memperlambat data.

3.    Bus data. Jalur yang berfungsi untuk menyalurkan data dari suatu bagian ke bagian lainnya. Berisi 8, 16, 32 jalur sinyal paralel atau lebih. Jalur-jalur data adalah dua arah (bidirectional). CPU dapat membaca dan mengirim data dari/ke memori atau port. Banyak perangkat pada sistem yang dicantolkan ke bus data tapi hanya satu perangkat pada satu saat yang dapat memakainya. Untuk mengatur ini, perangkat harus mempunyai tiga state  (tristate) agar dapat dipasang pada bus data.

 
[ Read More ]
Tuesday, February 24, 2015
KOMPAS.com - Sengketa di pengadilan nampaknya akrab dengan produsen smartphone Korea Selatan, Samsung. Jika dulu Samsung dituntut oleh Nvidia karena melanggar paten mereka, kini Samsung balik menuntut Nvidia dengan alasan pembohongan. Dikutip KompasTekno dari PhoneArena, Selasa (12/11/2014), tuntutan Samsung tersebut terkait hasil benchmark yang dipakai untuk materi promosi tablet Nvidia Shield, yang diduga telah diubah. Menurut Samsung, Nvidia mencoba menunjukkan bahwa prosesor Tegra K1 dalam tablet Nvidia Shield bisa mengalahkan prosesor Samsung Exynoss 5433 yang digunakan dalam beberapa model "phablet" Galaxy Note 4. Samsung mengatakan bahwa dengan uji benchmark yang diduga telah diakali tersebut, Nvidia membuat konsumen bingung. Menurut Samsung, hasil benchmark reguler yang dijalankan akan menunjukkan hasil yang sebaliknya. Namun, pihak Nvidia membantah bahwa mereka telah "mengakali" skor hasil uji benchmark Nvidia Shield. Menurut Nvidia, mereka menjalankan uji perbandingan Galaxy Note 4 dan Nvidia Shield secara jujur dan adil. Kedua perangkat tersebut diklaim oleh Nvidia langsung diuji setelah dibuka dari kardusnya. Nvidia mengatakan masih mempelajari komplain yang diajukan Samsung, namun Nvidia menolak jika disebut ingin memberi informasi yang salah kepada pengguna Shield. Sebelumnya, Samsung juga pernah menghadapi masalah terkait penggelembungan hasil benchmark. Pada Oktober 2013 lalu, Galaxy Note III menghasilkan skor benchmark lebih tinggi 20 persen dibanding LG G2. Padahal, keduanya sama-sama mengusung prosesor sejenis, yaitu Snapdragon 800. Usut punya usut, Samsung memakai trik yang mengunci kecepatan CPU Galaxy Note III di angka maksimum 2,3 GHz. Seluruh core CPU yang berjumlah 4 buah pun dipaksa turut aktif dan tidak boleh beralih ke kondisi idle. Selain soal hasil uji, Samsung juga menuntut Nvidia terkait enam hak paten yang menurut Samsung telah dipakai Nvidia tanpa lisensi dari mereka.
[ Read More ]